Skip to main content

Posts

untuk mahasiswa ITB dari Rendra

saya rasa kita semua yang mengaku orang muda, berpendidikan, punya berjuta teori yang mau dibenturkan dengan dunia nyata, punya berbagai idealisme yang belum diwujudkan, yang masih diam sampai sekarang (seperti saya), yang mau berubah, yang mau bergerak untuk siapapun, bangsa, umat, atau diri sendiri.. harus baca puisi dari sastrawan Rendra ini, tanda bahwa 30 tahun mahasiswa masih menghadapi masalah dan dilema yang sama. . sampai kapan mau diam dibalik menara gading ini?? menghisap sebatang lisong melihat Indonesia Raya mendengar 130 juta rakyat dan di langit dua tiga cukung mengangkang berak di atas kepala mereka matahari terbit fajar tiba dan aku melihat delapan juta kanak - kanak tanpa pendidikan aku bertanya tetapi pertanyaan - pertanyaanku membentur meja kekuasaan yang macet dan papantulis - papantulis para pendidik yang terlepas dari persoalan kehidupan delapan juta kanak - kanak menghadapi satu jalan panjang tanpa pilihan tanpa pepohonan tanpa dangau persinggahan tanpa ada baya...

being 20 something is kinda hard

being 20 something is kinda hard. i've been thinking about it lately, and i still havn't got a clue. every decision that i make these days, it has a great impact to my future. Deciding where to go, working 9 to 5? make ur own business? volunteering? being an elementary teacher? which one suits me the most? i won't spend my youth era doing things that i won't enjoy it, and lately i think working 9 to 5 would be boring. Is that true? i don't know.. is working for myself better? i don't know.. how about volunteering, is that could fulfill my passion? still havn't got any clue.. being an elementary school teacher would be very nice.. but i'd prefer having a school, where i could read them stories, and everything.. sadly, it still cost money.. i expect something better than what i've faced these days.. i expect extraordinary options.. uh, i guess am not the only one who facing this multiple choice problem. i bet all of u who read this has experienced this...

IN-DO-NE-SIA!!!

Things that make me love Thomas-Uber Cup, There are so much (i can't count) smile. The game has successfully put a smile in every Indonesian faces. From salarymen to artists, teenagers to childrens, family to friends. All of them were shouting, screaming, laughing, worrying, nail-bitting, in the same time. We shouted for our nation, we screamed "In-do-ne-sia!!" . Large number of Indonesians gather in Istora, coffee shops, canteens, and at every place that has a TV there (or more). Yesterday, i decided to have a dinner in a restaurant which had a TV, so while waiting for the food, i wouldn't missed watching the Thomas-Uber Cup. I screamed, i shouted, i was succesfully made a crowd there. And tonight, i felt like i'm gonna cry for Uber squad. They're really working hard to win the game, really proud for their passion. Till now, I could feel that we're united. The crowd in Istora made me believe that i am part of this nation and really proud of it, i would s...

Bahmi Goreng made in Holland

ceritanya saya sedang mencari gambar untuk seorang teman, tapi ketemu makanan menggiurkan ini.. bakmi goreng asal Belanda, masa bakmi goreng seperti ini wong londo yang buat?? hiaa... warisan kuliner kita.. tapi produsennya sperti merek obat sakit kepala ya, jangan-jangan bisa menyembuhkan sakit kepala juga dengan seketika. *tapi setelah saya tanya ke teman saya yang lagi di londo sana , memang merek Conimex ini memproduksi berbagai macam makanan tradisional indonesia* mungkin memang saya aja yg kampungan.. hehehe cerita lengkapnya tentang makanan ini di sini

Bandung, 23 April 2008

23 April ini banyak yang terjadi, 5 am : hujan turun dengan deras, PR KPB belum dikerjakan, lalu kucek-kucek mata ambil pensil, kertas dan buku Newnan. 15 menit..30 menit...60 menit... tidak ada perubahan yang terjadi di kertas A4 itu.. sebaiknya mandi pagi saja sambil berharap hujan reda, 6 am : lagi mandi, sarapan, sambil menCOBA mengerjakan, dalam hati sebenarnya khawatir, hujan tidak berhenti malahan semakin deras pertanda kelas KPB jam 7 pagi hari ini akan sepiiii... cari cari payung dulu ah, ternyata tertinggal di lab teman kos, berakhirlah saya dengan payung SBY OKe pinjaman yang super besar. 7 am : berangkat dengan payung SBY OKe, terpaksa pakai sendal karena sepatu pasti basah, tiba2 fariz telepon "KPB baru satu orang".. bergegas ke kampus menembus hujan yang menghalangi sebagian besar anggota kelas untuk masuk. 7.20 am : sampai di kampus, baru ada fariz dan fransiska. dengan PD nya fariz bilang pak agus salim masih di ruangannya, saat saya melongok ke dalam, beliau ...

pegang erat mimpi dan semangatmu!

Terkadang muncul situasi di suatu masa pada hidupmu, dimana kamu tidak bisa lagi mengontrol apa yang terucap dan perbuat. Bukan karena kamu merasa diserang pun bukan terdesak. Namun kau merasa situasi mengeruh dan yang ada hanyalah kepura-puraan. Lalu kau muak.. Kau benci kepura-puraan, dan itu semua dilemparkan ke wajahmu dalam waktu singkat. Saat itu juga kau merasa ingin muntah seketika.. Di lain pihak, bagian dari harapanmu, bagian dari perjuangan yang kau tempuh sedikit demi sedikit untuk mewujudkannya, sekarang seperti pondasi kayu yang rapuh oleh rayap.. Jalannya masih panjang, dan kau hanya bagian kecil dari jejak itu. Mungkin seiring berjalannya waktu, sedikit jejakmu akan terhapus dan tanpa sadar sebagian jalanmu sudah hilang. jejak dari jalan yang begitu panjang. mimpi yang belum selesai bahkan sedang dimulai. meskipun hanya sedikit yang hilang, jika kau sadar. Sedih, untuk rapuhnya mimpimu, untuk masa depan teman-teman yang berkorban untuk mimpi itu. Sedih, karena sistem y...

serangan rindu tiba-tiba

bukan rindu teman kos ku yang memang suka menyerang tiba-tiba *entah apa* tapi serangan rindu pada bapakku yang pekerja keras. ditengah badai tugas ini, saya mulai sedih TA mandek. mulai merasa bersalah, mulai panik *berlebihan*, mulai malu karena gak ketemu pak Bambang 3 minggu. mulai kucing2an sama jadwal sendiri. kangen dengan semangat bapakku yang selalu mengebu-gebu, apapun yang terjadi dengan usahanya, sinar di mata nya itu masih berkobar. Lebih menyala daripada orang muda. ah, kangen berdiskusi, tentang semua kerja kerasnya, tentang apapun....

Kemana 4 TA yang raib atas nama saya??

sedih.. bukan .. lebih tepatnya bingung.. 4 TA hilang karena kelalaian saya mungkin. 4 TA yang dipinjam atas nama saya, karena saya yang meminta tanda tangan kepada dosen bu Hilda matematika. Saya ingat sekali, saya yang mengusulkan sendiri, supaya lebih mudah nanti birokrasinya. Ternyata jadi pusing pada 2,5 tahun kemudian.. hahaha.. Rasanya ingin tertawa atas kecerobohan saya ini, uhuy.. mulai darimana ya penelusurannya. Mungkin sebaiknya : 1. ke perpus mencatat TA yang hilang itu 2. ke bu Hilda mencari nama kelompok yang menggunakan TA itu 3. mencari teman saya yang tercatat namanya pada tugas 4. mengancam dengan surat kaleng 5. mendatangi rumahnya dan mengobrak abrik seisi rumah.. haha.. yang serius cuma 3 langkah kok.. pfiuuhh.. hanya satu yang saya takutkan, kehilangan semangat untuk mencari.. hehe sejauh ini sih belum, gunung pun kudaki, laut kan kusebrangi, kalo gak ketemu ya saya cetak lagi.. hehe kan ada bentuk pdf nya.. hihi semoga tidak terjadi ah. ah saatnya mengeluarkan k...

kebodohan anak SD

Kebodohan-kebodohan sekolah dasar. Entah kenapa saya memikirkan ini, mungkin rindu dengan kebodohan tanpa sadar yang sering dilakukan anak-anak SD yang sok tahu dan pecicilan. Ada beberapa yang paling saya ingat dan rasanya selalu timbul pertanyaan, kok bisa ya gue gitu? hehe Suatu hari di kelas sedang membahas masalah kesehatan, saya semangat sekali mengikutinya lalu bermaksud berdiskusi mengenai informasi yang baru saya baca di majalah. saya : eh tau gak supaya sehat tuh tiap hari harus minum 8 galon sehari lho *dengan nada sok tahu* teman saya (si arlo, entah inget atau gak) : 8 gelas kali ya, tiek.. saya : ENGGAK, 8 galon kok! *saya tetap tidak sadar 1 galon itu sebesar apa dan nadanya tetap sok tahu* si arlo : oo.. *terdiam dan mengalihkan perhatian pada hal lain yang lebih menarik baru sekarang saya inget 1 galon = 19 liter, huaa mabuk air putih! Waktu kelas 3 pernah ada lomba nyanyi antar kelas dan setiap kelas dipilih 2 wakilnya. Satu wakilnya tentu saja teman saya yang sering ...

Diet dan Olahraga

Diet dan fitness (entah kenapa saya posting ini.. hehehehe..) Judulnya metropolis sekali ya. Tetapi itulah yang sedang saya lakukan sebulan terakhir ini. Namun apa mau dikata, metabolisme tubuh yang tampaknya masih senang dengan bentuk gempal ini sulit kompromi. Kenapa pula tiba-tiba saya melakukan hal-hal yang sangat perkotaan? sementara dari dulu saya sering sekali memarahi teman yang malas makan (hey, sakit maag itu beneran nyebelin lho!) dan gak ngerti kenapa ada orang mengukur lingkar-lingkar bagian tubuhnya begitu sering. Pertama, diet yang saya lakukan mungkin bisa tidak disebut diet, karena porsi makan pagi dan siang hanya dikurangi sedikit. Apalagi kalau sarapan saya agak "menggila" karena lampu hijau dari mbak stella (instruktur aerobik) alasannya aktivitas seharian perlu backup kalori yang cukup *di poin ini saya setuju abeesss!!*. Makan siang, nasi dikurangi, sebenarnya itu juga tidak terlalu memberatkan. Lagipula Rasul berkata "makanlah sebelum lapar...

pernikahan saat malam dan pagi menjelang

Pernikahan 26-27 Januari di kedua hari tersebut saya belajar tentang arti pernikahan. saya melihat betapa kontrasnya kehidupan yang akan dijalani dalam pernikahan. hari pertama 26 Januari pernikahan teman saya, yang dihadiri hampir seluruh alumni 2004 siswa sma 8 jakarta. apa yang saya pelajari? kebahagiaan sebuah permulaan, yang mana diliputi pelangi kebahagiaan baik pasangan maupun keluarga dan kerabat. Pernikahan membutuhkan keberanian untuk memulainya. Berani untuk bertanggung jawab atas hidup orang lain, berani untuk mengambil keputusan yang tidak individualis, berani untuk berjalan dan dilihat oleh beratus atau ribuan pasang mata yang melihat tanpa ragu terhadap dandanan, gerakan, saya jamin pasti gugup!, berani untuk berdiri di panggung sambil tersenyum dan menyalami orang-orang yang mungkin kenal mungkin tidak, saya membayangkan betapa pegalnya, pegal, pegal. Untuk wanita, berani untuk menghadapi penata rias yang kadang-kadnag galak.. hehehe. Lalu apa yang saya temui di hari be...

siklus kesedihan

saya baru saja menuntaskan 2 buah karya seni berbeda bentuk bertema arab. seni pertama, novel kite runner, berlatar afghanistan. yang kedua film, the kingdom. ada benang merah disana, bagaimana kesalahan penerapan agama menjadi bumerang bagi kehidupan manusia itu sendiri. kite runner, bukan cerita utamanya yang menjadi hubungan ini, tetapi latar belakang perang afghanistan yang tiada akhir, atas nama taliban yang mendengung-dengungkan Tuhan. tetapi nyatanya mereka sendiri yang meninggalkan Tuhan. semua itu telah merusak banyak kehidupan, banyak kenangan, dan hanya meninggalkan keputusasaan. masa depan yang buram. the kingdom, terorisme menjadi temanya. kematian, pembunuhan, dan kekerasan yang terus menerus. dendam di kedua belah pihak yang ternyata tidak berakhir meski hidup gembong terorisnya telah berakhir. saat agen FBI, diawali dengan niat bulat "we're gonna kill them all" dan diakhiri dengan kalimat "don't fear them, we're gonna kill them all" yang ...

disinilah nasib manusia ditentukan

Setiap orang di dunia itu baik. Setidaknya itulah yang saya percayai sampai sekarang. Yang membuatnya jahat adalah keputusan dalam memilih. Sepertinya itu memang fitrahnya. Kenapa? Karena Tuhan memang tidak menciptakan makhluk yang buruk, yang jahat, yang merusak. Lalu kenapa setan ada? Awalnya setan diciptakan dari api, lalu ia tunduk dan patuh pada Tuhan selama hidupnya, sampai Adam diciptakan sebagai makhluk tertinggi. Adalah sebuah pilihan bagi setan untuk jahat karena ia tidak terima untuk tunduk pada manusia. Keputusan pada hari penciptaan itulah yang membuatnya jahat. Suatu saat, teman saya pernah bertanya, kenapa setan ada kalau Tuhan ingin kita beriman dan masuk surga bersamaNya? Faktanya setan ada sebelum manusia dan pilihannya untuk menjadi jahat, tidak ada peran serta Tuhan untuk membuatnya jahat. Mengapa ia dibiarkan mengganggu? saya rasa Tuhan sangat percaya pada manusia untuk menjadi khalifahNya, dan lagipula keimanan itu butuh ujian. Kenapa ada minuman keras dan makana...

cengeng

menangis, akrab sekali dengan saya sejak lahir. Si cengeng adalah nama tengah saya. Tidak ada yang salah dengan menangis, menurut buku "Tuesday with Morrie" yang saya baca di tengah penantian saya saat merancang fasilitas pabrik (PLO), kita harus belajar mematikan rasa, caranya dengan larut sedalam-dalamnya dengan emosi sehingga kita tahu bagaimana perasaan itu secara lengkap, dan dapat mengontrol perasaan itu nantinya. Itulah tahapan sebelum kita mematikan rasa. Seperti tombol ON/OFF di hati dan pikiran. Tanpa sadar saya pernah melakukannya, tetapi lebih sering dengan rasa takut, untuk emosi lainnya saya belum berhasil. Morrie benar-benar membantu saya merumuskan pikiran-pikiran saya selama ini yang ternyata tidak jauh berbeda. Kadang saya berpikir, sebenarnya pada akhirnya, semakin jauh manusia berjalan dan mencari, muaranya akan sama. Semua pikiran dari pengalaman-pengalaman di dunia yang berbeda-beda akan sampai pada kesimpulan yang sama dengan bahasa dan cara penyampaian...

tertantang!

hm, bisa dibilang saya terprovokasi. bukan anarki atau bahasan negatif lainnya. provokatornya adalah arlo erdaka, teman sd, sma, dan kuliah saya. tertohok dengan bahasannya di blognya mengenai teman-temanya *mungkin saja termasuk saya* yang belum jelas arahnya setelah lulus nanti. Dan memang tidak terasa hanya tinggal satu semester lagi waktu ideal lulus bagi kami tiba. Juli 2008. Semakin dekat, semakin buram, semakin saja ragu. Mestinya memang hentikan saja keraguan, dan mulai bergerak. Jadi saya tertantang sekarang untuk membuat sekolah aseli indonesia. Tunggu saja atau mau ikut bergerak bersama saya? *serius mode on*

SURPRISE!!

b asi ah, sudah lama juga sebenarnya. tepat bersamaan dengan hiruk pikuk orang-orang (bergaya barat) yang merayakan haloween. kalau di Indonesia sebetulnya sih "malam 1 suro". wah bergidik rasanya kalau dengar kalimat itu. saya ulang tahun, di akhir bulan. terkadang itu hal yang terbayang mengasyikkan karena gajian karyawan swasta di tanggal 25, yang akan berarti bahwa, cipritan slip gaji ituakan sampai ke kantong saya. But well, sejak kecil acara kado-kadoan, ulang tahun, dan semacamnya akan berakhir di konferensi duduk bersila di atas ubin yang dingin dengantelevisi yang dimatikan. Tentu saja agar khidmat. Setelah berdoa, piring dan makanan akan dihidang. Tidak mahal, tidak murah, cukup sederhana dengan ayam bakar nasi kunig, atau sayur asam, yang pasti tidak ada masakan selain aseli indonesia. Kenapa? karena lidahnya benar-benar tidak cocok. Kado? tentu saja tidak ada. momen seperti itu saja cukup bagi kami. Namun akhir-akhir ini memang jarang, akibat jarangnya saya pulang...

tawuran..oiiiii!!

Pendidikan indonesia tidak boleh berhenti berbenah. Pembelajar memang tak pernah berhenti belajar, tetapi jika masalahnya sama saja dari hari ke hari bukankah sama saja seperti keledai? yah, kenakalan remaja, juvenile vandals, sudah sejak lama ada. Perbedaannya hanya pada bentuk, intensitas dan tingkat kriminalitasnya saja. Oke, remaja jaman apa sih yang gak pernah "mantek", saya pernah, meski dibuatkan teman di warung belakang sekolah *halo, bapuk!* Tulisannya hanya nama saya. Tapi toh masalah pantek-pantekan ini, akhirnya menjadi karya seni tersendiri untuk grafiti. Ternyata setelah bertahun-tahun ada, baru diketahui kebutuhan dasarnya adalah ruang terbuka kreatif. Tapi selama ini solution dependant nya *meminjam istilah dalam product development* ya tembok-tembok publik yang kosong. Sejak tahun 80-an tren itu jadi karya seni yang keren kan? Kekerasan remaja, hm, saya kategorikan dalam kenakalan remaja atau kriminalitas? Saya tidak tahu pasti. Tetapi kekerasan ini tentu tid...

Sebundel cinta di Matraman

ah, aku jatuh cinta akhirnya, setelah sekian lama.. pada interior toko buku ternama disana.. putar-putar.. baca-baca.. pandang-pandang.. ah, mencari buku tidak sejenuh dulu .. akhirnya perusahaan-perusahaan indonesia dinamis juga yah.. senang.. kalau terjadi perubahan kontinyu dan konsisten seperti ini, rasanya nikmat.. buat pelanggan dan pengusaha tentunya..

kepala sekolahku pemulung

Kepala sekolahku, pemulung.. sekali waktu sempatkan diri menonton Eagle Awards The Finalist Malam ini, bercerita tentang seorang kepala sekolah sebuah madrasah tsanawiyah di jakarta. yah, beliau seorang sarjana pendidikan di pagi hari namun berubah menjadi pemulung sampah sepulangnya ia sebagai sarjana menarik, karena wilayahnya di jakarta, yang menjadi barometer ekonomi Indonesia Film pendek yang menggambarkan betapa ia menikmati pekerjaan sambilannya itu. Hal ini tergambar dari pemaparannya mengenai penghasilan sebagai guru dengan pemulung. "kalau memulung bisa dapet 200-250 ribu seminggu, tapi kalo guru 150 ribu sebulan" he? kalau begini keadaannya jelas saja ia memilih menjadi pemulung, meskipun dedikasinya sebagai guru tidak memupuskan semangatnya untuk tetap mengajar. Pernah suatu kali ia menolak untuk mengajar privat, karena kerja sambilan para guru biasanya memang itu lazimnya. Menurutnya, ia tidak bisa konsentrasi mengajar sepulangnya dari sekolah. Beliau tidak mau s...

THR

Menjalankan perusahaan di Indonesia itu susah-susah-susah.Iklim bisnis yang lambat berkembang, membuat perusahaan sesak napas untuk hidup. Belum lagi tekanan dari berbagai pihak, ya badan pajak, ya pemerintah, ya pejabat-pejabat yang minta "jatah" dan yang paling bikin deg-deg serr ya dari serikat buruh. Mendekati hari raya seperti hari ini, saya yakin para pengelola perusahaan makin gak bisa tidur, mungkin jerawat mulai tumbuh dimana-mana. Ada sekitar 900 perusahaan yang belum memberikan THR untuk karyawan. Walhasil, mogoklah para tenaga kerja murah ini Tidak heran. Para tenaga kerja pun tertekan seperti tertekannya para pengelola perusahaan. Beginilah detik-detik kehidupan kelas pekerja: pulang kerja, istri dan anak menunggu di rumah. Macam-macam maunya, ada yang minta uang belanja, baju baru, ongkos mudik, recehan buat para keponakan. Belum-belum kebutuhan oleh-oleh untuk keluarga di kampung. Yah, sebagai perantauan pastilah ada yang mau tak mau harus dibawa setelah setahu...