05 March, 2012

Little Kaysa

We always have a family gathering on Sunday afternoon, I dedicate that time to play with my nephew and nieces. Time to explore how far they have developed from baby to elementary school now, for the eldest - Kaysa. She is a bit introvert, sensitive and , i have no doubt about this, a thinker. 

1. She had passed the entry exam for elementary school , Jakarta Islamic School. She will learn with English and Arabic language there and learn from 7am to 4pm. She asked her parents to continue her study there, she insisted. :D

2. She stood up for her friends, fight with her fellow kindergarten student who had borrowed her bangles but never returned it back, not only one or two bangles but dozens. She didn't physically fight, but negotiated with her teacher about the case. I'm very proud that she has been able to stood up for what she think is right!

3. She can conduct a little literature research and she found out that her teacher was wrong. She told the teacher about her finding in the book was different with what her teacher told in a class. It was about the meaning of Al Humazah and Az Zalzalah. Her teacher told the class that Al Humazah meaning was 'the earthquake' but she was not sure and open her iqra' book as soon as she arrived home and found out that Al Humazah meaning is 'the traducer'. She compared these two findings and asked her mom, who persuaded her to tell the teacher. A little conflict she made among the teachers, but finally the teacher realized that Kaysa was right and did not hesitate to tell the class about the truth. :) We smile very wide and very surprised. 

Yesterday her body reached 39 celcius degree. She hesitate to go to doctor and worry that she would not be able to go to school. Come on sweetheart, you've already known what they teach you in the class. 

We never push her to study that hard, but she has successfully pushed her parents, also me - her aunt, to keep learning and cope with her questions :D

That is the power of enthusiasm and I adore her for her brave heart and strong mind. :)

I wonder how my life would be after she enter her elementary school. Pfiuuuhh.. study harder aunt! especially with Arab. :D 

28 February, 2012

Failure

I'd been worried too much lately until this morning I prayed, asked God to be with me and lead me through this fear. Couple hours later I read this from @TEDnews:
"A failure takes us beyond assumptions and brings us to a place that we didn't know."  E Roon Kang 
Why worry? :)
"Courage is resistance to fear, mastery of fear - not absence of fear " - Mark Twain

24 February, 2012

Kunjungan

Saya baru saja kembali dari kunjungan pertama saya ke Lombok, biasanya Sulawesi yang saya jelajahi. Urusan pekerjaan tentunya, apalagi yang bisa membuat saya pergi dari satu pulau ke pulau lain. Ini kali pertama saya pergi mendampingi konsultan untuk suatu pekerjaan, dalam arti lain memutuskan segala sesuatunya di lapangan. Maklum saya ini meski sudah seperempat abad, pengalaman kerja masih minim dibandingkan teman-teman seumuran. Dusun yang saya kunjungi ini, saya tidak tahu sama sekali, tapi sangat menarik karena di kaki gunung Rinjani.

Bandara International Lombok di kota Praya baru saja dioperasikan, hotel disana minim dan saya menginap semalam di Edotel (Education Hotel) tempat pelajar SMK praktek. Kali kedua saya menginap disana, hotelnya akan dipakai ujian. Sulit menemukan kontak hotel ini meski akhirnya tetap berhasil.

Beberapa hambatan sempat saya harus lalui, tapi namanya juga bergerak maju pasti ada gaya gesek. J

Ada hal yang selalu menarik setiap melakukan kunjungan lapangan: Masyarakat dusun. Mereka selalu berhasil membuat saya terharu. Mereka tidak melakukan hal yang istimewa sekali tapi saya tidak pernah yakin ini efek apa. J

Mereka lugu sekali, baik sekali, ramah sekali. 

Pekerjaan mereka satu desa hanya bertani dan buruh tani. Pohon di hutan adat tidak boleh dipotong pakai gergaji mesin, tidak ada yang mencuri. Tidak ada kunci di penginapan saya, hanya untuk kamar mandi saja. Jadi setiap kali ada tamu mereka akan bekerja sebagai buruh angkut ke Rinjani atau daerah sekitar. Begitu saja pekerjaan mereka, dan kali ini saya menggunakan jasanya. Sempat kami bekerja sampai malam, karena sekitar dusun listriknya sekarat diterjanglah gulita malam itu. Bermodal senter murahan dan kepercayaan semua lancar saja.

Saat harus mengurus pembayaran upah saya bingung, enggan mereka menyebut angka nominal upahnya. Mereka bilang “ini kan pekerjaan untuk kami semua juga, terserah saja mau kasih berapa“. Ya memang kami bekerja untuk fasilitas mereka itu. Beberapa kali saya menanyakan apakah cukup upah yang saya berikan, mereka hanya tersenyum malu. Beberapa orang hanya memandang dari kejauhan atau menghindar saat ditanya.

Suatu kali saya berkunjung ke suatu fasilitas baru di dusun itu dan berbincang dengan operatornya, mereka menunduk malu, tersenyum simpul. Ada juga yang giat sekali bertanya ini itu sambil membantu kami. Ada kesempatan saya bermain jungkat-jungkit dengan anak kenalan saya di depan PAUD, tersenyum manis sekali gadis kecil yang sedikit kumal itu. Ada juga yang sedang sulit dapat pekerjaan setelah merantau, saat kami berbincang bersama di ‘berugak’ selepas Isya. Mungkin ini yang disebut Indonesia. Saya harus mengakui kehebatan kepala dusun ini, Pak Sukrati, beliau sadar sekali arti amanah, koordinasi dan transparansi dalam pengelolaan dusun itu. Saya bukan orang yang berasal dari desa, sejak kakek buyut kami sekeluarga tinggal di Jakarta, sulit saya membayangkan hal-hal seperti ini.

Saya yakin ketulusan hati terpancar di mata dan dalam setiap kunjungan lapangan ini saya tidak pernah gagal menemukannya. Setiap kembali dari lapangan saya selalu merasa kembali pada jalurnya. Mungkin ini yang disebut Erros dalam lagunya:
“berbagi waktu dengan alam.. kau akan tahu siapa dirimu yang sebenarnya.. hakikat manusia“
It is not work, it is worth it. J

10 February, 2012

Per.ten.tang.an

Per.ten.tang.an berasal dari kata tentang.

Tentang  p 1 hal; perihal: ia tidak tahu apa-apa -- perkara itu; 2 terhadap: sikapnya -- pembentukan lembaga itu masih belum jelas; 3 dekat di depan (muka); berhadapan dng; tepat berseberangan: ia berdiri di -- jendela; 4 tepat (lurus) di atas: matahari sekarang berada -- kepala kita; 5 kira-kira (pd); kira-kira (di): kain panjangnya diikat di -- pinggang di luar kebayanya; 6 mengenai: pendapatnya -- masalah itu belum diumumkan;

Karena saya akan membahas pertentangan, maka arti yang ketiga akan saya gunakan.

per·ten·tang·an n 1 perihal bertentangan; perlawanan ; 2 perselisihan; pertikaian

Saya lebih sering menganggap pertentangan adalah hal yang perlu saya hindari. Terkadang pertentangan membuat kepala saya bergejolak, karena kurang jago jadi mudah terpancing marah, lalu berbuat sesuatu yang akan disesali, lalu lalu... ah pokoknya saya ingin pertentangan jauh-jauh dari hidup saya. Akhir-akhir ini pertentangan mulai tidak bisa dihindari, karena belum menemukan solusi paling jitu dan mutakhir saya tidak bicara banyak. 

Namun tiba-tiba, saya menemukan penjelasan menarik soal pertentangan dalam pidato inaugurasi Bung Hatta saat menjadi ketua Perhimpunan Indonesia. Pidato tersebut berjudul “Bangunan Ekonomi Dunia dan Pertentangan Kekuasaan”. Berikut sebagian uraian beliau:

Filsuf Heraclitus menyatakan bahwa segala yang hidup adalah hasil daripada pertentangan, ada yang menarik ada yang menolak.
...
Apabila Hegel membentangkan filosofinya tentang pengertian dengan metode dialektika, ia juga mau tak mau sampai pada teori pertentangan. Dialektikanya mengatakan bahwa segala berakhir, karena akhirnya menjadi sesuatu yang lain, dan kemudian ditegaskannya bahwa mengemukakan pertentangan adalah hukum pertama bagi kemajuan. Dengan tidak ada itu, tidak mungkin maju selangkah.
....
Maka banyaklah ahli pikir pada berbagai masa dan pembawaan, yang berpendapat bahwa pertentangan dengan perjuangan sebagai intisatinya menentukan perjuangan masyarakat. Mengetahui adanya pertentangan itu besar sekali artinya dalam perjuangan hidup. Ucapan struggle for life tidak saja menyatakan adanya perjuangan, tetapi juga menunjukkan pertentangan antara keperluan hidup dan pemuasannya. Sekarang dapatlah kita menyatakan kebenaran bahwa penghidupan manusia dikuasai oleh hukum pertentangan umum.

Apa benar uraian Heraclitus dan Hegel? Saya yakin tidak hanya mereka yang berpendapat serupa. Kalau saya mencoba mengingat pelajaran jaman sekolah dulu mengenai hukum aksi-reaksi. 

"To every Action there is always opposed an equal Reaction?
- Isaac Newton, Philosophiae Naturalis Principia Mathematica

Pada dasarnya, pertentangan tidak dapat terjadi jika tidak ada hal yang berlawanan. Ilmuwan Inggris penerima Nobel Fisika tahun 1933 menyatakan bahwa materi diciptakan secara berpasangan. Penemuan ini, yang disebut "parité", menyatakan bahwa materi berpasangan dengan lawan jenisnya: anti-materi. Anti-materi memiliki sifat-sifat yang berlawanan dengan materi. 



"Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui." 
(Al Qur'an, 36:36)
Maha Benar Allah SWT dengan segala firman-Nya

Berarti dapat dikatakan bahwa pendapat Heraclitus, Hegel, dan Newton serta Dirac serupa: pertentangan sangat esensial dalam hidup dan kemajuan. 

Masih relevankah menghindar dari pertentangan?
Jenis gaya apa yang sedang kita lakukan? mendorong maju atau menahannya ke belakang?

Penjelasan fisika
http://www.fisikanet.lipi.go.id/
     
     1. Gaya aksi reaksi terjadi secara berpasangan, arahnya berlawanan, besarnya sama, dan bekerja pada benda yang berbeda.
     2.  Terdapat tiga pasangan aksi-reaksi yang berarah horizontal pada gambar diatas. Pertama, pasangan aksi-reaksi gaya aksi dorongan Anda (panah merah sedang) dengan gaya reaksi dorongan balik balok pada Anda (biru sedang). Kedua, pasangan aksi-reaksi gaya aksi kaki Anda pada tanah (panah biru panjang) dan gaya reaksi tanah pada Anda (merah panjang). Ketiga gaya aksi balok pada tanah (merah pendek) dan gaya reaksi tanah pada balok (biru pendek). Gaya reaksi tanah pada benda juga dikenal sebagai gaya gesekan.
    3.  Terdapat dua gaya pada balok B yakni gaya dorong Anda (merah) dan gaya gesek (biru). Karena gaya merah (ke kanan) lebih besar daripada gaya biru (ke kiri) maka ada resultan gaya ke kanan.



16 January, 2012

Clueless

Siapa sih yang suka marah-marah? Buat saya yang emosional ini, marah itu sesuatu yang saya hindari karena ucapan seringkali lebih cepat dari logika, yang akibatnya: penyesalan. Paling enak kabur ke tempat sepi atau ke kamar mandi nyalain keran, api memang lawannya air.

Percaya atau tidak, saya lebih cepat marah saat sedang menyetir. Tidak boleh ada yang salah di mata saya, padahal dalam jalan pikiran seperti itu kesalahan lebih sering ada pada saya. Menyeramkan sekali saat sadar bahwa sumbu marah saya menjadi semakin pendek.  

Apa sih yang menyebabkan marah? Setiap orang pasti berbeda-beda ya. Buat saya keadaan yang paling tidak menyenangkan adalah saat berada dalam keadaan clueless pada hal yang menjadi perhatian saya.
Clueless kenapa orang-orang bisa berbuat seenaknya di jalanan?
Clueless kenapa si fulan melakukan perbuatan tidak menyenangkan?
Clueless kenapa rencana begini jadi beginu?
Clueless kenapa begina beginu begono?

Terkadang ada satu nasehat yang sering dilupakan, bahwa kita tidak perlu tahu semua hal. Jika merasa perlu tahu, tanyakan dan kurangi berasumsi. Meski terkadang pertanyaan tidak akan terjawab, pada hakikatnya itu hak semua orang untuk memberi informasi atau tidak. Fokus pada hal-hal yang bisa diusahakan, lainnya? hmm santai saja. Prasangka itu bikin hati kotor, uh saya bukan orang yang bersih dari segala prasangka makanya saya mengerti benar prasangka itu racun. 

Marah sering muncul karena pandangan saya terkadang lebih sempit dari fakta yang ada. Saya bisa saja marah-marah pada orang yang menghalangi jalan saya, padahal boleh jadi dibalik orang itu ada beruang yang sedang mengamuk. Marah memang lebih sering muncul karena ketidaktahuan saya, namun cukup arogan untuk menunjuk hidung seseorang bahwa perbuatannya salah. 

Perlu pandangan dari tempat yang lebih tinggi untuk bisa melihat kumpulan fakta dalam bentuk yang lebih lengkap dan pada akhirnya bisa lebih cerdas menyikapi suatu kondisi yang tidak sesuai keinginan. Berusaha untuk menempatkan pikiran dari sisi Yang Maha Tinggi dan Maha Berilmu, pasti dapat membantu.  

Manusia ini memang sok tahu ya... 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...