stand up for your right, keep shining your light, show the world your smile.

Berbuat baik itu egois..

untuk berbuat baik itu perlu egosentris..
melakukan hal-hal baik sesukanya
mengikuti keinginan diri sendiri tanpa peduli orang lain mau bilang apa
tidak peduli obyek nya bereaksi apa
hanya peduli hati nurani yang berbisik benar..

berbuat baik itu egois
hanya untuk kepuasan pribadi
perasaan puas karena sudah berbuat benar (setidaknya dalam nilai-nilai diri sendiri)

berbuat baik itu egois
tidak peduli orang lain
tidak perlu timbal balik
hanya ia dan Dia..

Fill The Cup!

Sabtu kemaren saya impulsive. Tergopoh-gopoh ke stand majalah di Gramedia, meraih 2 majalah TIME dengan versi yang berbeda : Edisi Michael Jackson dan edisi 1989. Naik ke lantai berikutnya, tanpa pikir panjang memasukkan Freakonomics ke dalam tas belanja.

Tapi tanpa spontanitas itu mungkin saya tidak akan berkontemplasi hari ini. Membuka lembar demi lembar majalah impor itu, menjadi bahagia melihat deretan informasi, dan tersentak pada bagian iklan PBB, World Food Programme Fill The Cup!.

My dream is that no child should go to school hungry.


Ah, ini salah satu rencana yang belum pernah jadi saya laksanakan. Melihat gambar itu saya tersentak, terdiam, dan merasa malu.



dengan ini saya mengundang partner untuk memulai pilot project di Bandung. Anyone?

btw ini posting ke 101. fiuh fiuh.

bahagia

Pada suatu menit saya terhenti..
Tiba-tiba kebahagiaan menjadi begitu sederhana

Sesederhana tawa yang tergambar di wajah-wajah manusia
dari balita sampai manula
Sesederhana riuh rendah suara senda gurau sahabat lama
Sesederhana orang-orang yang saling bertukar salam saat tegur sapa

Di menit itu semua terasa indah
Seindah tarikan nafas dan hembusannya
Seirama dengan detak yang menyertainya

Saya edarkan pandangan ke sekeliling ruangan
Gerakan-gerakan yang ada seolah lembut, dan bermakna

Jika kebahagiaan itu dikemas begitu sederhana,
begitu banyak ia terpapar di dunia,
pun begitu sibuk saya meraihnya..
Lalu sempatkah saya untuk tidak bahagia?