Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2009

Mau lebih beruntung?

Akhir-akhir ini semenjak tidak ada siaran langsung prambors fm jakarta, pindah lah saya ke lain hati. Mengikuti gejolak umur 20-an, mampirlah telinga saya di TrijayaFM. Lumayaan, bermutu siaran radionya. "The real radio" mungkin maksudnya tidak sekedar musik. Radio ini memang tampaknya fokus pada profesional muda dan entrepreneur. Oke pas! Suatu malam, ada siaran tentang keberuntungan. Kok ada sih orang-orang yang beruntung dalam hidupnya? Hm, itu sering jadi pertanyaan saya juga. Kadang dunia tampak tak adil. No nO no tunggu dulu. Ternyata topik ini memang sering jadi perdebatan di ranah profesional dan para entrepreneur. Berdasarkan penelitian yang dituliskan ke dalam buku : The Luck Factor: The Scientific Study of the Lucky Mind (Paperback) oleh Richard Wiseman Beberapa faktor yang membentuk keberuntungan Sikap terhadap sukses. Orang beruntung bersikap rileks dan terbuka terhadap pengalaman baru. Hal ini akan memunculkan situasi-situasi tertentu yang membuka peluang. Cend

Uwak batal berhaji, ia pergi abadi

".. manusia tidak akan meninggal sampai dicukupkan seluruh rizkinya.." Saya pernah mendengar kalimat itu dari sebuah pengajian di radio/tv. Hari ini Ia memberikan contoh riilnya pada saya. Di hari ini, telah berpulang kakak ipar ayah saya, yang berarti uwak/pakde saya. Meninggal memang bukan perkara istimewa, toh pada akhirnya kita semua memang akan pergi ke kehidupan abadi itu. Namun, Uwak akan pergi haji tahun ini. Beliau dan istrinya dijadwalkan berangkat hari Senin kemarin. Namun, uwak tidak diijinkan berangkat dan perlu dirawat inap. Kekurangan garam katanya. Pergilah uwak perempuan saya sendiri mengikuti rangkaian haji. Hari Senin, uwak lelaki saya yang sedang dirawat inap meminta untuk pulang. Ketiga anak perempuannya menuruti karena memang kondisinya sudah agak membaik, lagipula salah satu anak perempuannya seorang perawat. Di rumahnya, hari Selasa pukul 11.30, beliau berpulang ke Rahmatullah. Belum sempat menunaikan haji untuk menyempurnakan Rukun Islamnya. Apa renca

this week's song

I'm Not Surprised Not Everything Lasts I've Broken My Heart So Many Times, I Stop Keeping Track. Talk Myself In I Talk Myself Out I Get All Worked Up And Then I Let Myself Down. I Tried So Very Hard Not To Loose It I Came Up With A Million Excuses I Thought I Thought Of Every Possibility And I Know Someday That It'll All Turn Out You'll Make Me Work So We Can Work To Work It Out And I Promise You Kid That I'll Give So Much More Than I Get I Just Haven't Met You Yet I Might Have To Wait I'll Never Give Up I Guess It's Half Timing And The Other Half's Luck Wherever You Are Whenever It's Right You Come Out Of Nowhere And Into My Life They Say All's Fair And In Love And War But I Won't Need To Fight It We'll Get It Right And We'll Be United And I Know That We Can Be So Amazing And Being In Your Life Is Gonna Change Me And Now I Can See Every Single Possibility I Just Haven't Met You Yet Oh Promise You Kid To Give So Much More Than

Balada mahasiswi sleepy

Sejak September lalu saya jadi mahasiswi lagi. Aw, tampak segar dan muda. hihi. Tapi tak begitu kenyataannya. Sebagai mahasiswi S2 di bidang khusus yang kurang diminati, tentu kehidupan kuliah berbeda dengan masa S1 di program studi faporit (pavorit). Satu angkatan di bidang khusus hanya berdua saja dengan bapak-bapak departemen. huo perlu adaptasi. Tentu bukan itu yang mau saya ceritakan. Alkisah karena menyeberang jurusan begitu jauh, dari area barat (FTI) ke area timur (FTTM) alias pertambangan. Entah kenapa saya bisa loncat kesana, tentu gara-gara ketertarikan saya dengan sustainable energy dan bagaimana cara membuatnya. Lalu, karena gap yang begitu jauh lintas pendidikan ini, saya harus merayap mengejar pengetahuan di bidang pertambangan, dimana untuk menguasainya butuh 4 tahun kerja keras + praktikum + ospek (hehe yang ini sih gak juga). Namun untuk program saya hanya disiapkan 2 sks saja, pengantar rekayasa pertambangan. Kuliah ini jam 7 pagi, tentu bukan masalah waktu, tetapi