Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2015

Tasyahud

Dari pintu ATM, aku memandang dari kejauhan Seorang lelaki paruh baya berbaju takwa putih dan peci haji memasuki lobi rumah sakit dengan tongkatnya Tatapannya jauh. Iya, Itu bapakku Sore itu, aku tiba-tiba menelan ludah melihat pemandangan tersebut. Bapak menua dalam sunyi. Hanya sesekali beliau sampaikan untuk belikan obat-obat tertentu sepulang saya atau kakak dari kerja “Titip obat maag kalau sempat” “Titip obat sendi” “Titip pereda rasa sakit” “Titip antibiotic” “Mau diurut” Ayah menua tanpa banyak kata. ------------ Kali itu giliran aku mengantarnya ke dokter. Hari minggu sebelumnya beliau jatuh ketika sedang bersepeda. Beliau sedang memberi petunjuk pada sekelompok pesepeda yang mencari jalan ke Marunda. Malang, dan mungkin sudah takdirnya, ada kayu balok melintang di jalan khusus sepeda itu. Manusia memang kadang diuji oleh hal-hal paling sederhana. Kun Fayakun, siapa yang bisa menghindar dari kehendakNya? Pagi itu, kami menerima telepon. Suara seseoran

Dimensi dan Kontinum

Saat ini, kecepatan merupakan hal yang digadang-gadang menjadi aspek paling penting dalam mencapai keunggulan. Tidak mengherankan, karena derasnya informasi dan mudahnya akses seharusnya memudahkan banyak orang mengambil informasi untuk membuat keputusan. Bisnis menjadi cepat, kemampuan sebagian orang untuk meningkatkan kompetensinya menjadi tak berbatas. Namun, pertanyaan selanjutnya muncul. Benarkah kecepatan adalah hal yang paling utama sebelum masuk ke kriteria lain atas sebuah keunggulan? Menurut saya, jawabannya adalah tergantung.  Ada kecenderungan yang paling menggelitik,yaitu kecepatan dalam menilai orang lain. Unggul atau tumpul? Seringkali, kecepatan informasi tidak memberi dampak baik. Kecepatan dan ragam informasi tidak membuat manusia lebih bijak. Tidak lebih bijak dalam bereaksi, tidak lebih bijak dalam mengambil kesimpulan. Dunia serba cepat inilah juga yang membuat sebagian orang senang mendikotomikan orang secara ekstrim. Dia benar, dia salah. Dia jahat, d