Skip to main content

Posts

Gerakan 10 hari Anti-Pundung!

Bad habit saya adalaah... Singkatnya sih pundungan. Lengkapnya. Pundungan dalam kamus saya adalah marah pada hal-hal yang tidak penting. Pundungan itu berarti emosi sesaat saja yang lalu akan meninggalkan rasa penyesalan dan merasa bodoh pada diri saya sendiri. (Kalo marah pada hal yang penting, saya diam dan tidak bereaksi apapun dan daripada bicara saya lebih baik menulis) Tanda-tanda pundung : mulut manyuun, diam, dan alis berkerut. Pada titik ekstrim saya akan pergi dari lokasi. Tapi si pundung ini memang keterlaluan. Maksud saya, y ailah siapa juga yang tau kalau saya sedang reaksi pundung atau marah beneran. Ya gak seh?! Namun, pundung akan saya follow up dengan langsung menghubungi orang-yang-saya-tinggalkan kesan pundung. Pada akhirnya saya memang membaik sendiri. "Orang yang kuat bukanlah yang kuat dalam gulat. Orang yang kuat adalah orang yang mampu menguasai dirinya ketika marah"(HR Bukhari dan Muslim) Pundung itu tanda kelemahan mental, dan itu adalah bad habit ...

Kerjakan Saja!

Terima kasih kepada : 1. Internet kosan yang sudah sembuh setelah kena serangan petir tengah hari bolong. 2. Dua pria yang mengajak saya ke acara kampus, sehingga saya bisa bertemu dan bertukar pikiran dengan teman saya yang satu lagi. Obrolan yang membuat saya kembali menemukan apa yang harusnya saya kejar. 3. Kepada diri saya sendiri yang membuka diri terhadap banyak informasi. 4. Kepada kegemaran stalking orang di facebook sehingga saya bisa menemukan aktivitas terkini dari orang-orang yang sangat inspirasional 5. Kepada waktu, kepada tempat, kepada Sang Pencipta yang telah mencoba menyadarkan saya dari pasir hisap rutinitas dan kemalasan. Pak JK bilang, "Kerjakan Saja!" Iya, Kerjakan saja!

It might be you

IT MIGHT BE YOU (Stephen Bishop) Time, I've been passing time watching trains go by All of my life Lying on the sand watching seabirds fly Wishing there could be someone Waiting home for me Something's telling me it might be you It's telling me it might be you All of my life Looking back as lovers go walking past All of my life Wondering how they met and what makes it last If I found the place would I recognize the face Something's telling me it might be you It's telling me it might be you So many quiet walks to take So many dreams to wake and there's so much love to make I think we're gonna need some time Maybe all we need is time And it's telling me it might be you All of my life I've been saving love songs and lullabies And there's so much more No one's ever heard before Something's telling me it might be you Yeah, it's telling me it must be you and I'm feeling it'll just be you All of my life It's you, it's you I...

linglung

" kamu kenapa de? kok kaya orang bingung? " Saya tersentak oleh pertanyaan mimi (ibu). Saat melihat diri saya sendiri saya baru mengerti pertanyaan beliau. Posisi saya di duduk di bibir tempat tidur, termangu menatap lemari yang berada tepat di depan saya, tangan memegang tempat tidur, dan tidak bicara. Oh, ya saya memang sedang merasa jiwa saya sedang pergi entah kemana. Ternyata memang sulit bersembunyi dari mimi saya sendiri.

Untuk mimi, saya pulang minggu ini.

"Menjadi ibu atau tidak adalah pilihan. Saat memutuskan menjadi ibu berarti kita sudah siap bagaimanapun keadaannya. " "Saat membuat anak kita terlihat canggih, sebenarnya untuk anaknya atau untuk orangtuanya sih? Buat saya, yang penting saya yakin bahwa saat saya harus meninggalkan anak saya. Ia sudah independent ." Kira-kira itu yang diucapkan ibu Dyah Puspita, pengelola sekolah Mandiga (Mandiri dan Bahagia) sebuah sekolah untuk kebutuhan khusus, di acara Tatap Muka. Beliau sendiri memiliki seorang anak, Ikhsan 19th, yang memiliki kebutuhan khusus. Beliau menjadi single parent sejak Ikhsan berumur 5 tahun. All by herself. Melihatnya, beliau adalah ibu yang optimis, ceria, blak-blakan, sabar, lembut, penuh semangat. Saat ditanya apakah pernah sampai pada titik jenuh? dengan tegas beliau menjawab "Tentu saja!I'm only human. Namun , Sang Pencipta punya rencana lain dari rencana saya." Oh ini yang saya sebut ikhlas. Sepanjang acara, Ikhsan memang sibuk ...

P3M vs THB

Hari ini saya ke salah satu sekolah bisnis bersama teman. Karena dia ada keperluan, maka saya putuskan membaca majalah di perpustakaannya yang bagus. *mupengmupeng* Di perpustakaan ini sedang ada seorang yang browsing di komputer Mac layar besar, seorang sedang belajar, saya, dan tak berapa lama kemudian datanglah 3 orang mahasiswa sekolah ini. Tiga mahasiswa ini berniat mengirim email tugas ke tutornya, yang kebetulan saya familiar dengan namanya. Oh tidak, ternyata koneksi wireless mati. Bingung-bingung mereka mencari komputer yang terhubung dengan internet, mereka bertanya kesana kemari. Lalu mereka putuskan untuk meminjam ke seorang yang sedang browsing di komputer Mac yang super besar. Selama melakukan kegiatannya berbincang-bincanglah mereka dengan suara keras *pelan-pelan juga kedengeran kali*. Mereka mengobrol ngalor ngidul, sambil mengeja nama tutornya itu "X x x @yahoo.com" tidak hanya sekali tapi lebih dari 3 kali. Berisik deh...bleg bleg.. Tidak tahu darimana junt...

It takes a night to make it dawn

Seberapa cepat kita mengetahui maksud dari segala tantangan yang kita hadapi hari ini? 1 hari, 2 hari, 3 hari, atau lebih. Atau bahkan hanya beberapa jam saja. Buat saya makna segala turun naiknya emosi beberapa hari ini datang relatif lebih cepat. Mungkin setelah emosi negatif berhasil dikeluarkan dengan baik, otak dan hati menjadi lebih lapang dan lebih cepat menangkap maksud dari semua ini. Oh, I LOVE YOU GOD so much. Begini siklusnya. Beberapa hari belakangan emosi negatif menguasai, down-moments. Namun saya merasa cukup berhasil mengeluarkan semuanya, mungkin ada bekasnya sesekali, tapi tak apa. Lalu menjadi semakin tebal, semakin kebal. Pada titik itulah, makna dari berbagai kejadian bisa diambil. Kira-kira hanya butuh 1 hari 1 malam dari waktu terakhir 'ujian' saya saat ini. Huff.. These past few days and weeks, many heartbreaking moments have led me to refocusing my path, start finding my passion, and take those heartbreaking-thingy as a distraction. :) It takes a night...

Apakah kehidupan hanya digerakkan oleh kebutuhan semata?

Minggu malam, setelah hari yang menyenangkan dengan teman-teman dan kembali pada diri sendiri, saya memutuskan menonton dvd. Julie & Julia. Sebuah film tentang passion dalam memasak. Seperti tabrakan beruntun, hardrockfm membahas hal yang sama, passion. Oh oke, hari ini saya ditampar oleh passion. "Tidak ada yang yakin mengenai rejeki, lalu mengapa kita harus ragu menjalani hidup dengan passion sendiri. Live with ur own uniqueness. Apakah kehidupan hanya digerakkan oleh kebutuhan semata? "

Oh this has gotta be the good life

Menemukan lagu dengan lirik bagus adalah salah satu hal yang paling menyenangkan. Waking Up dari One Republic merupakan salah satu album dengan lirik yang oke. Salah satu lagunya "Good Life" .. huwwaa jadi semangaat jadi senang.. enjoy.. Good Life - One Republic Woke up in London yesterday Found myself in the city near Piccadilly Don't really know how I got here I got some pictures on my phone New names and numbers that I don't know Address to places like Abbey Road Day turns to night, night turns to whatever we want We're young enough to say Oh this has gotta be the good life This has gotta be the good life This could really be a good life, good life Say oh, got this feeling that you can't fight Like this city is on fire tonight This could really be a good life A good, good life To my friends in New York, I say hello My friends in L.A. they don't know Where I've been for the past few years or so Paris to China to Col-or-ado Sometimes there's airpl...

Mau lebih beruntung?

Akhir-akhir ini semenjak tidak ada siaran langsung prambors fm jakarta, pindah lah saya ke lain hati. Mengikuti gejolak umur 20-an, mampirlah telinga saya di TrijayaFM. Lumayaan, bermutu siaran radionya. "The real radio" mungkin maksudnya tidak sekedar musik. Radio ini memang tampaknya fokus pada profesional muda dan entrepreneur. Oke pas! Suatu malam, ada siaran tentang keberuntungan. Kok ada sih orang-orang yang beruntung dalam hidupnya? Hm, itu sering jadi pertanyaan saya juga. Kadang dunia tampak tak adil. No nO no tunggu dulu. Ternyata topik ini memang sering jadi perdebatan di ranah profesional dan para entrepreneur. Berdasarkan penelitian yang dituliskan ke dalam buku : The Luck Factor: The Scientific Study of the Lucky Mind (Paperback) oleh Richard Wiseman Beberapa faktor yang membentuk keberuntungan Sikap terhadap sukses. Orang beruntung bersikap rileks dan terbuka terhadap pengalaman baru. Hal ini akan memunculkan situasi-situasi tertentu yang membuka peluang. Cend...

Uwak batal berhaji, ia pergi abadi

".. manusia tidak akan meninggal sampai dicukupkan seluruh rizkinya.." Saya pernah mendengar kalimat itu dari sebuah pengajian di radio/tv. Hari ini Ia memberikan contoh riilnya pada saya. Di hari ini, telah berpulang kakak ipar ayah saya, yang berarti uwak/pakde saya. Meninggal memang bukan perkara istimewa, toh pada akhirnya kita semua memang akan pergi ke kehidupan abadi itu. Namun, Uwak akan pergi haji tahun ini. Beliau dan istrinya dijadwalkan berangkat hari Senin kemarin. Namun, uwak tidak diijinkan berangkat dan perlu dirawat inap. Kekurangan garam katanya. Pergilah uwak perempuan saya sendiri mengikuti rangkaian haji. Hari Senin, uwak lelaki saya yang sedang dirawat inap meminta untuk pulang. Ketiga anak perempuannya menuruti karena memang kondisinya sudah agak membaik, lagipula salah satu anak perempuannya seorang perawat. Di rumahnya, hari Selasa pukul 11.30, beliau berpulang ke Rahmatullah. Belum sempat menunaikan haji untuk menyempurnakan Rukun Islamnya. Apa renca...

this week's song

I'm Not Surprised Not Everything Lasts I've Broken My Heart So Many Times, I Stop Keeping Track. Talk Myself In I Talk Myself Out I Get All Worked Up And Then I Let Myself Down. I Tried So Very Hard Not To Loose It I Came Up With A Million Excuses I Thought I Thought Of Every Possibility And I Know Someday That It'll All Turn Out You'll Make Me Work So We Can Work To Work It Out And I Promise You Kid That I'll Give So Much More Than I Get I Just Haven't Met You Yet I Might Have To Wait I'll Never Give Up I Guess It's Half Timing And The Other Half's Luck Wherever You Are Whenever It's Right You Come Out Of Nowhere And Into My Life They Say All's Fair And In Love And War But I Won't Need To Fight It We'll Get It Right And We'll Be United And I Know That We Can Be So Amazing And Being In Your Life Is Gonna Change Me And Now I Can See Every Single Possibility I Just Haven't Met You Yet Oh Promise You Kid To Give So Much More Than...

Balada mahasiswi sleepy

Sejak September lalu saya jadi mahasiswi lagi. Aw, tampak segar dan muda. hihi. Tapi tak begitu kenyataannya. Sebagai mahasiswi S2 di bidang khusus yang kurang diminati, tentu kehidupan kuliah berbeda dengan masa S1 di program studi faporit (pavorit). Satu angkatan di bidang khusus hanya berdua saja dengan bapak-bapak departemen. huo perlu adaptasi. Tentu bukan itu yang mau saya ceritakan. Alkisah karena menyeberang jurusan begitu jauh, dari area barat (FTI) ke area timur (FTTM) alias pertambangan. Entah kenapa saya bisa loncat kesana, tentu gara-gara ketertarikan saya dengan sustainable energy dan bagaimana cara membuatnya. Lalu, karena gap yang begitu jauh lintas pendidikan ini, saya harus merayap mengejar pengetahuan di bidang pertambangan, dimana untuk menguasainya butuh 4 tahun kerja keras + praktikum + ospek (hehe yang ini sih gak juga). Namun untuk program saya hanya disiapkan 2 sks saja, pengantar rekayasa pertambangan. Kuliah ini jam 7 pagi, tentu bukan masalah waktu, tetapi ...

Terima Kasih

Duduk melingkar di dalam gelap Dengan mata terkantuk-kantuk kita berkumpul dalam lingkaran Membicarakan hal-hal yang tidak jelas Obrolan yang sudah tidak ada kaitannya satu sama lain Pasang loudspeaker handphone untuk seseorang yang berada di gurun pasir Rasanya semua itu sudah cukup Memanfaatkan waktu kita bersama yang memang selalu sekejap saja .. Sedikit saja, itu cukup buat saya Terima Kasih..

Jodoh dalam keabadian

Hari minggu pagi yang malas. Saya teringat punya pertanyaan yang belum terjawab, lalu mencari daftar teman yang biasa saya tanya persoalan ini. Saya ajak teman saya YM! meski lokasinya hanya berjarak satu kamar. Saya : kalau orang meninggal belum menikah, berarti jodohnya gimana? Teman : jodohnya bidadari surga Saya : Ha? Teman : Jodoh itu seperti doa, ada yang dikabulkan segera, ada yang ditahan, ada yang disimpan sebagai 'tabungannya' di akhirat. Orang yang meninggal sebelum menikah berarti jodohnya ada di surga. Ada orang yang menikah dan hidup dengan pasangannya selamanya sampai mati itu disebut jodoh? Padahal belum tentu mereka bertemu di akhirat nanti.. Hidup itu bukan hanya di dunia loh.. Saya : *mengusap-usap air yang mengalir di pipi* Sudah berapa lama saya lupa kalau keabadian itu bukan di dunia. ----------------------------------------------------------------------------------------------------- *balasan email dari salah satu teman : "Dan yang namanya jodoh, bu...

Cinta itu nikmat atau cobaan?

Kalimat yang melintas di pikiran saya seringkali random. Suatu hari ada kalimat yang entah darimana muncul di kepala: 'Hati manusia itu milik Allah SWT, cuma Dia yang berkuasa atasnya' Dan di episode sinetron Ramadhan hari ini, ada nasihat yang terhubung dengan kalimat tersebut. Tentang bagaimana menyikapi masalah jatuh cinta dengan seseorang. 'Hati manusia itu milik Allah SWT. Tugas kita sebagai manusia adalah memilih untuk menjadikan perasaan itu (cinta) sebagai nikmat atau cobaan.' Nasihat yang baik, meskipun baru bisa dicoba saat saya mengalaminya nanti.