Skip to main content

Posts

Showing posts with the label kramotak

an open question

What does it take to make an employee feel worthy in their position? Or that is actually not the right question. Years ago, my former senior was always asking "what do you like to do here? use this office to grow" everytime he asked this my mind started wandering, although it was nice to hear, but to be very honest I did not see its practicality. then I asked "if I want to do what I like, then who will take my tasks now?" He only answered with uncertainty. Then my premise was right. It is nice to do what I like, but one should always prioritise doing what is necessary. Once he tried to tackle my task, dealing with spreadsheets, hundred sites to be monitored. Data and monitoring numbers were not familiar in my field, the relationship business. I once designed and working on a database with my software developer consultant, based on what I had learned in my campus. Then I took a 2-weeks leave, it was rebuilt to spreadsheet format. M...

Some search for gold

I don't understand politics, whoever takes control please stop abusing people. :( Some says a war is needed but please save kids and women from suffering.... #Syria #SOS

The Paradox of Choice

I like this talk by Barry Schwartz who challenges the freedom dogma I like the closing remarks If some of what enables people in our societies to make all of the choices we make   were shifted to societies in which people have too few options,   not only would those people's lives be improved,   but ours would be improved also.   This is what economists call a "Pareto-improving move."   Income redistribution will make everyone better off -- not just poor people --   because of how all this excess choice plagues us.   So to conclude. You're supposed to read this cartoon,   and, being a sophisticated person, say,   "Ah! What does this fish know?   You know, nothing is possible in this fishbowl."   Impoverished imagination, a myopic view of the world --   and that's the way I read it at first.   The more I thought about it, however,   the more I came to the view that this fish knows something.   Becaus...

Udar Rasa

Ada sebuah kolom di koran Kompas bernama Udar Rasa. Minggu ini teman saya, ika , mencuplik kalimat dari sana, dan saya penasaran. Minggu ini ditulis oleh Bre Redana. Berikut paragraf dari kolom tersebut yang saya suka: "Belajarlah pada alam. Sebagaimana sungai-sungai makin dangkal karena morat maritnya hutan-hutan dan gunung-gunung, hidup kita juga semakin dangkal. Seiring proses pendangkalan, masyarakat bertransformasi dari pengertian komunitas menjadi penggembira, pemandu sorak.  Begitu pun individu. Identitas individu sebagai entitas darah, daging, akal-budi, spirit, roh, bertransformasi menjadi identitas digital. Dalam identitas digital individu bisa menyaru sebagai lelaki, perempuan, kelompok, benda, pokoknya apa saja. Ini mengingatkan pada raksasa-raksasi dalam pewayangan, yang sanggup muncul dan menghilang, berubah-ubah bentuk menjadi apa saja. Gema suara mereka tak terukur.  Seperti sungai dangkal berbuih-buih, pemandu sorak dalam identitas digital ini me...

Do we need luxurious hotel and malls in front of Ka'bah?

I have written something in this blog about the-uncomfortable-feeling in seeing huge and tall buildings which were intended to be shopping and hotel complexes. A vast growing property development is happening now in our holy cities, where almost all historical sites become public toilet, ATM, or shopping mall. Reasons behind destroying historical sites are varied from expanding capacity for the pilgrims until avoiding shirq. But,  allowing a door to shopping mall face to face with the main door to Masjidil Haram, seriously? http://www.independent.co.uk/ voices/comment/why-dont-more- muslims-speak-out-against-the- wanton-destruction-of-meccas- holy-sites-8229682.html   Raise your awareness on this issue. I myself in 2007 felt somehow uncomfortable about these capitalism forces in the heart of holy cities where equality should be the essential spirit. The cities where should give us the real value of Islam, opposites of all these fancy and extravagant buildings and th...

Recent favorite songs

Just listen to the music and lyrics.  The Temper Trap - Love Lost The Temper Trap - Need Your Love

tanya kenapa?

2005 : memutuskan pakai kerudung salah satu alasannya karena malu kalau ke masjid dan iri sama cowok-cowok karena bisa ibadah kapan saja tanpa ribet harus pakai mukena . . . . . 2012 : sudah pakai kerudung , tapi tetap ribet dengan mukena. Tanya kenapa?

Tahun penuh tipu daya

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah  radhiyallahu 'anhu , Rasulullah  shallallahu 'alaihi wasallam  bersabda, إِنَّهَا سَتَأْتِي عَلَى النَّاسِ سِنُونَ خَدَّاعَةٌ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ السَّفِيهُ يَتَكَلَّمُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ “ Sesungguhnya akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh tipu daya. Para pendusta dipercaya sedangkan orang jujur dianggap berdusta. Penghianat diberi amanah sedangkan orang yang amanat dituduh khianat. Dan pada saat itu, para Ruwaibidhah mulai angkat bicara. Ada yang bertanya, ‘Siapa itu Ruwaibidhah?’ Beliau menjawab, ‘Orang dungu yang berbicara tentang urusan orang banyak (umat). ” (HR. Ahmad, Syaikh Ahmad Syakir dalam ta’liqnya terhadap Musnad Ahmad menyatakan isnadnya hasan dan matannya shahih. Syaikh Al-Albani juga menshahihkannya dalam al-Shahihah no. 1887)...

recharge

Back to Sulawesi, Toraja Utara to be precise. I need to recharge my mind that I work for a bigger purpose! So this business trip might be a nice way to do that. Gotta prepare! :D Explore!

Bicara moral

Bicara moral saat ini itu seperti apa ya.. hmmm bias. Sebuah kolom di koran Jakarta Globe bercerita soal kecenderungan remaja di Amerika untuk mendasarkan pembedaan soal baik-tidak baik dari perasaannya disaat itu "does it feel right? or wrong?" Penulis kolom tersebut bilang, dulu moral adalah sesuatu yang dibagi, sebuah kesepakatan bersama dalam suatu sistem masyarakat, tapi sekarang moral dikategorikan bersifat pribadi, tergantung dari masing-masing orang. Hmm mungkin lebih dibilang relatif. Suatu kali pak Anis Baswedan dalam tweetnya menulis bahwa kebenaran hanya disandarkan pada pasal-pasal KUHP, nilai-nilai kepantasan tidak dianggap lagi (mungkin beliau sedang mengomentari fenomena yang terjadi saat ini).  Menurut saya nilai-nilai kepantasan itu adalah moral yang dibagi dalam suatu masyarakat. Kedua tulisan dari Jakarta Globe maupun pak @anisbaswedan sepertinya membicarakan hal yang serupa: nilai moral yang dibagi/share dalam masyarakat menjadi koridor sikap tiap indivi...

Labirin

Tadi malam saya mimpi riweuh sekali. Sepertinya tentang perjalanan saya mencari jurnal penelitian saya yang tertinggal entah dimana. Disana saya melalui jalanan terjal yang dialiri air, licin sekali, lalu saya berputar di lingkungan rumah tinggal yang sama, naik turun, berputar, lalu kembali ke tempat yang sama. Saya coba jalanan lain yang lebih kering, sempit, namun berhenti di tempat yang sama. Sempat pula perjalanan saya harus melewati makam-makam yang nisan-nya menggunakan laptop, lalu bertemu orang yang sangat takut dan kaget sekali melihat saya (whaat?? imoettzz beginiii?!).  Absurd. Mimpi ini memang labirin pikiran saya sendiri. Ketakutan punya efek seperti kaca pembesar, membuat masalah lebih besar dari yang sebenarnya.  #fastblogging #backtowork

Rekayasa Kebenaran

Nah, kalau sedang mengerjakan hal penting kenapa saya jadi kepikiran banyak hal ya?  Sekarang ini berita memang sudah tidak satu arah lagi, tapi segala arah. Semuanya menganggap dirinya paling benar, hm ya tidak salah sih bagi saya. Selama orang itu melakukan hal yang menurut nilai-nilai hidupnya benar, silahkan saja. Kebenaran bisa dibilang relatif bagi tiap pribadi, pilihan yang membuat hati tenang. Tapi kebenaran bagi seseorang bisa bergeser, sesuai dengan perubahan nilai-nilai hidupnya. Manusia punya nilai hidup dan definisi kebenarannya masing-masing. Misalnya : ada orang yang bilang telanjang di muka umum itu hak asasi manusia, tapi ada yang merasa telanjang di muka umum itu dosa, bagi saya sendiri telanjang di muka umum ituu polusi pemandangan dan pikiran. Hahaha. Dunia ini digerakkan oleh milyaran kebenaran pribadi. Tapi kalau tingkat kebenaran itu bisa dikuantifikasi dan di plot ke dalam diagram mungkin akan terjadi diagram acak. Lalu jika ditambahkan garis trend berda...

Tidak berharap dan tidak takut

Apa jadinya ya kalau keadaan seperti ini ?  Ada dalam keadaan tidak berharap pun tidak takut pada Allah SWT.. sehingga.. terlena dengan curahan nikmat sehingga lalai dari mensyukurinya,  sibuk mengumpulkan ilmu namun lalai dari mengamalkannya,  cepat terseret dalam dosa namun lambat dalam bertaubat, terlena dengan persahabatan dengan orang-orang saleh namun lalai dari meneladani mereka,  dunia pergi meninggalkan mereka namun mereka justru senantiasa mengejarnya,  akherat datang menghampiri mereka namun mereka justru tidak bersiap-siap untuk menyambutnya. Rasanya keenam kondisi ini bukan yang jarang kita alami, oke setidaknya saya.  Astaghfirullahaladzim. (dicukil dari muslim.or.id)

doa itu terhubung ya?

Seberapa jauh sih keterlibatan emosional antara orang yang berdoa dengan yang didoakan? Katakanlah ibu kita, setiap hari pasti beliau mendoakan, setiap ada masalah ibu saya pasti ada firasat begitu pun sebaliknya. Keterlibatan emosional ini hampir saya alami dengan semua orang yang saya doakan. Saya punya beberapa orang yang saya doakan setiap hari dan saya punya beberapa hari tiap bulan untuk cuti shalat, buruknya otomatis frekuensi berdoa saya berkurang. Hal yang sudah 2 kali ini saya alami, biasanya di periode inilah saya menerima kabar yang kurang mengenakan (bagi saya) dari orang-orang yang saya doakan. Hmmhh.. doa itu benar-benar terhubung ya? Atau mungkin ini teguran agar saya berdoa tiap hari tanpa kecuali... :'( Astaghfirullahaladzhiiimm..

Pernikahan

Pernikahan itu apa sih?  Mengetahui bahwa jodoh itu adalah orang yang akan berkumpul bersama kita di rumah akhirat itu membuat saya bertanya-tanya. Jadi siapa yang tingga bersama kita di rumah dunia? Lalu logika terbalik pun dimulai. Oh pantas saja ada orang yang rela-rela saja dijodohin, membelakangi cerita-cerita putri-putri yang mencari pangeran kuda putih atau kuda sumbawa.(kuda liaar kali bok) Oh pantas saja perasaan / chemistry itu bisa tiba-tiba saja hilang di antara pasangan *korban nonton acara selebriti* Oh pantas saja, pasangan yang tadinya mengaku saling soulmate, tiba-tiba bisa jadi bermusuhan. Oh pantas saja ada poligami Oh pantas saja ada orang perceraian dibolehkan dan diatur dalam Islam. Oh pantas saja ada yang menikah berkali-kali karena pasangannya 'mendahului' Oh pantas saja ada orang yang tidak menikah seumur hidupnya. Lalu pernikahan di dunia itu untuk apa? Legalisasi proses reproduksi agar lebih bermartabat? Atau salah satu cara mengisi ...

untitled

random thoughts from her "All of us have so much love to give, but in some way or another, we’re also afraid to love and to care, for fear that the other person does not care at all." "Some people are easy to get over; they only take a week or two. But sooner or later, you’ll find the one, the one who has changed so much of your life, and no matter how hard you try, you can’t find the words to say goodbye."

a war

What's a soulmate? Well, it's like a best friend, but more. It's the one person in the world that knows you better than anyone else. It's someone who makes you a better person, well, actually they don't make you a better person - you do that yourself because they inspire you. A soulmate is someone who you carry with you forever. It's the one person who knew you, and accepted you, and believed in you before anyone else did or when no one else would. And no matter what happens... you will always love them. Finding a soul mate phase, mental war -------- Caution! I believe one of the toughest situations you can be ever faced with is deciding whether you should just move on or hold on a little tighter. Move on, and maybe you'll lose a chance at the best thing that could have ever happened, or hold on and have the possibility of your heart being broken. Too many times we put our hearts on the line, hoping that this time, things are going to be different. And too m...

pergi

berkali-kali merencanakan untuk pergi.. berkali-kali pula lah saya kembali.. mungkin perlu hati dulu yang pergi baru raga ini mengikuti bulatkan tekad minta petunjukNya tunjukan jalan yang terbaik berikan kekuatan untuk melangkah dan keikhlasan yang tak berbatas..