Skip to main content

lovely weekends

Setiap minggu saya jalan-jalan pagi di Dago. yeah suka dengan hijaunya daun, garis-garis marka jalan, warna warni balon, keringat orang-orang, ramainya sepeda dan balita-balita, senam pencak silat, dan keluarga-keluarga bahagia.. :) 
few things i want to share from Dago festive seasons on Sunday morning..


Superman aerobik

Orang ini bisa melompat tinggiii sekaliiii... uuuuu...

Kegilaan sama teman-teman

pawai pawai

sepeda dari mountain bike, fixie, low rider, sampe roda tiga.. haha

pagelaran musik..

dongeng balitaa di Petronas yang luas

capek perang, pejuang-pejuang ini joged dangdut

terlihat heboh ya.. 

but come earlier.. it's relaxing..



I just love it!
visit Bandung but leave your car at home. you don't need that thing here.. :)

Comments

None said…
BAGUSSSSS!!!!

Itu Superman aerobik di mana dah Tiek? Ngakak gue liatnya =))
atiek said…
di BRI dago.. ahahah.. ngakak gw liatnya. si mas superman tiap minggu emang nangkring disitu, tp gw baru liat dia aerobik ama emak2.. hahahah
wks said…
jadi kangen banduuung..
iyaa setuju sama Malaa... jadi kangen banduung.:D
Ahmadsyah said…
wah ...hebat salam kenal aja..
Athur Alam said…
perasaan tempat2 yang ada di foto, saya kenal semuanya...

hahahaa... saya baru inget. ternyata saya memang sering lewati daerah itu, kan saya juga pernah kuliah di bandunggg.....

salam ah, kanggo sasami urang bandung..
andi said…
sekilas jalan itu mirip suatu tempat di jogja..hehe...nice blog
atiek said…
@ahmadsyah : salam kenal
@alamathur : hehe abdi teu tiasa nyarios sunda..
@andi : oh ya? mungkin karena lampunya..

Popular posts from this blog

Idola Cilik, sudahkah adil?

Sore ini selepas pergi bersama teman untuk menonton pertandingan tenis, saya menemukan para penghuni kos sedang berkumpul di ruang tengah untuk menyaksikan idola cilik. Saya merasa kangen nonton acara ini, karena dulu saat belum masuk babak 14 besar,saya sering sekali menonton acara ini.  Sebuah ajang bagus untuk pengembangan minat dan bakat anak-anak, sekaligus memberikan inspirasi bagi ribuan pemirsa kecil lainnya yang terlalu bingung dijejali sinetron-monolog-yang-mengumbar-gambar-orang-melotot. Lucu dan menyenangkan sekali pada awalnya, hingga pada sore ini pandangan saya terusik pada sistem eliminasi idola cilik. Menit demi menit saya mencoba menikmati rangkaian babak hasil "result show", tapi yang berputar di kepala saya hanya "kenapa begini? kenapa begitu?" Berdasarkan informasi yang saya kumpulkan dari teman-teman kos yang mendukung Cakka dan Obiet, serta satu orang yang mendukung Irsyad. Saya coba buatkan rangkaiannya. Para kontestan cilik diberi kesempatan...

Hi, Miiko!! welcome back..

yap..hari ini edisi terba miiko terbit. untuk pembaca manga, masih ingatkah dengan karakter siswi SD kelas 5 bernama yamada miiko, eguchi tappei, mari, satou kenta, dan lain-lain. sebuah komik yang mengajarkan banyak hal, saya sedih kenapa waktu saya kecil tidak ada manga sebagus ini, ya, mungkin ada sih serial cantik begitu.. tapi komik ini begitu tulus , mengajarkan banyak hal, seperti "jangan mengikuti orang tak dikenal" , "berlindung di bawah meja saat gempa dengan memakai helm", " kenapa mama dan papa tidur, bisa muncul adik?", wow itu sex-ed yang sangat halus. ini komik tentang anak perempuan dan teman-temannya, kenapa anak perempuan? karena mereka punya problematika sendiri saat kelas 5, yang menjelang puber, haid. ya, komik ini menceritakan tentang haid dan reproduksi! benar-benar dijelaskan mengapa ada haid, tentu dengan gambar yang lucu dan berbagai perumpamaan yang cerdas. manga ini bercerita cinta monyet juga, miiko-tappei,tapi tidak pernah ada...

Pledoi para lajang

Sangat mudah untuk menghakimi perempuan-perempuan lajang yang sudah mencapai (bahkan melewati) usia umum untuk berkeluarga. Mereka yang terlihat asyik dengan hidupnya dan dianggap tidak mau bersuami atau menjadi ibu. Sebagian mungkin memang seperti itu, tetapi beberapa umumnya berkebalikan dengan apa yang dituduhkan. Seperti hal nya rezeki, ada jodoh yang ditahan ada yang disegerakan. Sebagian perempuan menjalani hidupnya dengan jodoh yang disegerakan, sebagian lainnya masih ditahan. Suka atau tidak itu sistem yang ada di dunia, dan saya rasa Tuhan punya maksud yang baik atas ini. Menerima kondisi tersebut adalah kewajiban bukan hanya bagi perempuan yang menjalaninya, tapi seluruh manusia. Ada yang bilang perempuan yang ditahan jodohnya ini sebagai orang yang tidak pernah mencari, terlalu pemilih, sudah ‘terlalu’ mandiri, dan berbagai ungkapan kreatif lainnya. Lain dari itu, kalau membeli baju saja dipilih, apalagi suami yang akan jadi ayah dan imam keluarga? Orang yang akan ...