Skip to main content

Posts

Defy

Run Walk fast Aim something Nothing grow in stagnancy Seek for challenge Get yourself together Stop mingling to memories Those will fade People left So are you Though some memories are refuse to vanish Patience Maybe it's destiny that you should make peace with them Something await now and then Defy your weak-self Assure those who kept you that you will always carry home wherever you go Love will embrace Love will grow in unknown places Hug that wish in silence As you wait for the dawn That will brings you hope, everyday. 

Fingertip

Sometimes I look back to our previous years, just to learn, what have been changed, which parts are still stagnant, is there any new phenomenon that will continue in the upcoming years?, etc After around 1995 when mobile technology and internet were growing vastly, this world become both exciting and worrying. I remember in 2004 when I was sitting in my school library and making testimonies on Friendster, suddenly I received invitation to join FB from my senior. With a high curiousity, I accepted it, soon FB took important role to make the world flat. Then there it goes another social media, every year or probably months. News, informations, knowledge, (almost) everything is on our fingertips. Journals, articles, analyses from top thinkers are suddenly accessible. Cool, isn't it? Jawdropping growth. 10 years after the breakthrough of social media platform, I look at the newsfeed with both excitement and bitterness. In 10 years I have subscribed and glued onto differen...

A Present Human Being

I finally found some stuff worth sharing, a present human being.  A character that I am afraid I have lost it. I hope I am not, and if I do, I hope I shall commence promptly

mind to tell me how?

How to fake a feeling? How to hide it so that it does not come out on your face? so that it does not come out through words so that someone will not wonder what has happened to you How to make a mask and wear it when it is needed? Think I need to master it fast. 

SerSan - Serius Santai Naik Air Asia

Sebuah pesan masuk di laman surat elektronik saya, "ada konferensi nih di Jerman! Ikut yuk!" Tanpa berpikir ulang, saya menyetujui dan memulai petualangan membuat makalah dan hal lain namun penting, sponsor untuk keberangkatan kami kesana. Karena saya harus kerja dan kuliah di siang hari, maka kami membuat makalah dan berdiskusi di malam hari. Berpiring-piring pisang goreng dan gelas-gelas teh manis menemani kami agar dapat menyelesaikan makalah tepat waktu. Setelah makalah didaftarkan, dan mendapat kepastian untuk dipresentasikan di konferensi mahasiswa Indonesia di Jerman, kami mulai berburu sponsor. Berbekal surat pengantar dari kampus dan proposal yang kami buat, kami "ngamen" ke beberapa institusi untuk pendanaan. Puluhan proposal disebar, visa pun telah diurus, namun hingga batas waktu keberangkatan, tidak ada dana bantuan yang masuk. Dengan berat hati kami merelakan konferensi pertama ini dan tidak berangkat karena keterbatasan dana. Namun kami tetap b...

Akibat perjalanan

Impian sejak kecil adalah  1. Kalau aku naik pesawat pertama kali harus ke Mekkah. Sudah. 2. Sering naik pesawat dibayarin orang lain seperti Bapak. Sudah Tidak menyangka dua impian seorang anak kecil ini bisa membentuk perspektif sedikit demi sedikit. Tiap perjalanan artinya perspektif baru, cara pandang bertambah, dan hidup terasa berbeda.  Perjalanan darat 14 jam dari Palu sampai Toli-toli pun yang membuat saya mengambil jalan ini, bekerja di sektor pembangunan masyarakat. Hampir terjun ke jurang, menembus hutan tengah malam, atau singgah di desa yang hanya punya listrik 2 hari dalam seminggu. Bahwa setelah berkali-kali melakukan perjalanan, melihat dari jendela, berinteraksi, merasakan hidup dengan udara yang berbeda, mencoba bicara dengan dialek yang sama, hidup menjadi semakin berbeda. Dan perjalanan menjadi bukan sekedar hotel dan obyek wisata atau foto-foto bersama teman. 1-2 obyek wisata sudah cukup memuaskan asal saya bisa berlama-lama meresapi d...

searching.....

Woman, if you grow up the type men want to love, you can let them love you. Being loved is not the same thing as loving. When you fall in love, it is discovering the ocean after years of puddle jumping. It is realizing you have hands, it is reaching for the tightrope when the crowds have all gone home. Do not spend time wondering if you are the type of woman men will hurt. If he leaves you with a car alarm heart, you'll learn to sing along. It is hard to stop loving the ocean, even after it has left you gasping, salty. So forgive yourself for the decisions you've made. The ones you still call mistakes when you tuck them in at night and know this; know you are the type of woman who is searching for a place to call yours. Let the statues crumble. You have always been the place. You are a woman who can build it yourself. You were born to build.

Prasangka di udara

Dunia ini semakin membingungkan Kebenaran menjadi relatif Berita bohong menyebar bagai bensin tersulut api Tidak peduli siapa, darimana, kapan, dan bagaimana berita dibuat Tidak peduli konteks pembicaraan dari berita yang disampaikan Kalimat dipotong sesuka hati Wawancara dipelintir sesuai pesanan redaksi Disebarluaskan tanpa empati dengan gagah berani Kesalahan pun dianggap lalu dan hilang tanpa peduli sakit hati Hebat sekali sikap pemuda pemudi masa kini Perpecahan terus ditarik hingga jauh mencapai ranah pribadi Dibesarkan dengan jargon bahwa kita adalah pribadi yang paling berbeda dan baik sendiri Menjadi arogan dan tinggi hati Lupa bahwa pada sesama manusia, persamaan lebih banyak dimiliki Ingin diperlakukan dengan adil dan dihargai   Fitnah semudah bersin dan sendawa Prasangka menyebar seperti virus flu yang beterbangan di udara Ah udara… kita menyebutnya dunia maya Samar dan bebas tanpa ruang Mungkin sebaiknya kita mengambil jarak pada semua kegilaan Meski saya yakin masih banya...

Cintai Jakarta

Video yang bagus sekali dari Eugene Panji

Bapak. Babeh

Ini banget...  Bapaaaaaaaaaaaaaaaakkkk Bapak sedang tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Semua hal yang biasanya dikerjakan bapak harus di ambil alih sementara. Pelajaran besar untuk anak-anaknya yang biasanya bisa minta tolong sesuka hati, sekarang diputar balik.

Menyapa masyarakat Pupung, Rondowoing, Flores

Saya terbirit-birit menyiapkan perjalanan kali ini, Manggarai Timur, NTT. Disana ada koperasi kecil KUD Borong Jaya yang sudah berdiri sejak tahun 1980-an, orde baru. Kali ini saya mendampingi pelatih usaha kecil dan menengah untuk mengajar warga desa yang baru saja teraliri listrik dengan tenaga air. Kementerian Koperasi dan UKM menunjuk beberapa koperasi untuk mengelola aset ini. Ide dari pemerintah yang brilian menurut saya dan teman-teman di kantor. Jumat saya siapkan dokumen perjalanan, Senin pagi saya terbang ke Kupang. Kami akan bertemu disana kemudian terbang ke Ruteng, dan dilanjutkan dengan kendaraan darat. Pak Aloysius Ontar, ketua KUD sudah menyiapkan kendaraan untuk kami, Pak Yos yang menjemput dengan mobil roti balok. Perjalanan dari Ruteng ke Borong ditempuh dalam waktu 1.5 jam. Dengan wajah ramah khas Manggarai, Pak Yos mengantar kami dan bercerita kesana kemari. Berbeda dengan travel lainnya yang suka menyetel lagu memekakkan telinga, Pak Yos lebih senang mend...

Tuan Nona Kesepian

Tuan apa yang salah padamu Mengapa wajahmu ada seribu Tuan apa yang salah padamu Seakan dunia hanya kamu, kamu, kamu, kamu Nona, apa yang salah padamu kau tahu ku tak punya hati kau masih saja menanti. MusikTulus, with his explicit lyrics. 

menepi ke pinggir

Anak itu menghampiri saya yang sedang melipat-lipat kertas membuat kincir angin untuk siswa kelas 4.  "ibu, kincir angin itu besar dan tinggi ya? ibu pernah liat dimana?" "ibu pernah lihat di jerman" "di Jerman ya bu.. Jerman itu jauh ya bu.." Mata itu binarnya tidak bisa saya lupa hingga sekarang. Pagi itu tanggal 12 Februari 2014, di Sekejati pinggiran Bandung. Sebelumnya saya cerita soal pembangkit listrik matahari dan angin dalam lingkaran besar anak-anak lincah ini. Di kelas 6, saya sibuk membagi kertas dan meminta salah satu anak untuk membantu. Siswa pria malu-malu menghampiri dan membantu saya. Hebatnya ia sangat terampil membuat kincir yang berbeda dengan yang saya pelajari malam sebelumnya. Kami pun membuat kincir sesuai model yang ia buat, dan ia berkeliling membantu teman-temannya. Kesempatan Sedikit dorongan Harapan Apalah artinya yang saya lakukan dibanding orang-orang lain yang sudah lebih konsisten dan lebih be...

Jamaica Happy

Always genius. Happy from Jamaica!

Ja.rak

Seorang perempuan menatap nanar pada layar. Terkadang ia hilang pijak pada dunia. Melayang dan terbawa arus, terkadang ia kehilangan apa yang dicarinya. Perempuan itu menatap nanar sambil jarinya bergeser ke atas, ke bawah, ke kiri, ke kanan. Berpura-pura tertawa lewat tulisan. Tapi siapa yang pernah melihat raut wajahnya. Ia meletakkan benda kotak dengan jaringan satelit itu ke meja, dan beralih pada dunianya yang sebenarnya. Ia melirik sambil menahan goda untuk mencari kabar orang yang diperhatikannya sejak lama. Ia menghela dan menutup mata. Dicarinya keran air dan mulai membasuh tangan, berkumur, membasuh muka dan seterusnya. Ia hanya bisa menggelar karpet khususnya dan menutup seluruh badannya hingga tak ada pola. Mengagungkan, bersedekap, lalu meletakkan dahinya pada titik terendah. Tersedak ia karena air yang keluar dari hidungnya dan berusaha ditahannya. Namun rasa yang ada di dalam terus sudah mengumpul di dada, ia harus keluar, dan tumpahlah ia lewat dua lubang di waja...

Tetap fitaerK !i!

Jeda dari tulisan panjang. Ini adalah pajangan meja di meja saya. Semoga sering dilirik.  Eh ternyata Shally temanku menemukan versi video nya lho..

Ta.bir dan Ja.rak

Tabir n 1   tirai penyekat (pendinding) atau penutup dinding 1 ja·rak   n   1   ruang sela (panjang atau jauh) antara dua benda atau tempat Ada dua kata yang pada beberapa hal membuat berpikir panjang. Apakah mereka sebaiknya ada, atau kita enyahkan saja, karena keduanya kadang membuat frustasi. Iya, dua kata di atas yang saya tuliskan pengertiannya dari KBBI. “hati-hati mba di laut dengan kapal seperti itu” kata seorang Bapak yang saya temui di sebuah pulau ketika kami mampir untuk shalat di masjidnya. Saya, dua orang teman kantor, dan dua nelayan berputar-putar di area Raja Ampat dengan kapal sekoci putih. Nekat, kira-kira begitulah. Kami punya waktu 12 jam untuk melakukan ini, dengan hasil kulit yang terbakar lumayan parah. Ini adalah perjalanan yang tertunda dari hari sebelumnya karena angin barat melanda perairan sana. Pagi itu lepas Shubuh, kami siap berangkat, pun sudah berpamitan dengan keluarga Nasarudin di Pulau Soop yang asli Buton. Keluar...

Ruang kecil ini

Ruang kecil itu ada di dekat dapur dan ruang makan bersama. Ruang makan itu menghadap taman, sejak kecil aku ingin rumah seperti ini, tapi sekarang diberikan sebagai kantor. Dia memang Maha Baik. Di Ruang kecil itu kami menggelar karpet, ada lemari kecil dan kipas angin di atasnya. Letak lemari itu di pojok, tempat kami meletakkan pakaian shalat dan perangkat lainnya. Dulu hanya ada sajadah sekedarnya, karena dulu yang perlu shalat masih sedikit. Disini kusebut ruang kecil ke dunia lain, dari suara keyboard yang bersahutan, dari gumam diskusi atau latar belakang suara bajaj di jalan depan kantor. Disini tempat karpet karpet sujud dibanjiri tetesan air yang tidak terkontrol. Ruang kecil ini menyimpan berbagai rahasia pikiran yang sering nakal mengganggu ikhtiar. Sst dia mungkin tahu semuanya XP. Tapi bukankah ia peyimpan rahasia yang baik :) Ruang kecil ini, meski sempit dan hanya cukup untuk 3 orang dewasa berjajar, tapi ini tempat terbaik untuk berpikir dan menenangkan pi...

Setangguh Hajar

Seperti kesabaran Siti Hajar yang diuji dengan kesendiriannya Saat Nabi Ibrahim diperintahkan untuk meninggalkan ia dan Ismail di Bait al Atik yang kering Seperti kesabaran beliau yang memberanikan diri untuk ikhtiar dan ikhtiar, dari Safa ke Marwa Sampai takdir terbaik dari Allah SWT datang, air zam zam Tempat para musafir berkumpul dan menetap menjadi Mekkah Kesabaran yang mampu meneruskan sejarah kenabian hingga dikaruniakan manusia semulia Nabi Muhammad SAW Sepertinya saya tidak bosan membahas sabar, karena terlalu lemah hingga perlu selalu diingatkan..